Hukum Perhiasan Bagi Laki Laki

Hukum Perhiasan Bagi Laki Laki – راااُاا°صصص

Nabi melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki.

Hukum Perhiasan Bagi Laki Laki

Termasuk Bukhari Muslim Perovi (kecuali Suhail bin Abi Sholih yang merupakan seorang Muslim Perovi). Dalam hadis terakhir ini, gaya berpakaian dikutuk. Pada saat yang sama, hadis di atas merupakan suatu hal yang lumrah.

Muslimah, Ini Hukum Pakai Perhiasan Menurut Pandangan Islam

Hafizahullah menjelaskan dilarang memakai gelang dalam bentuk apapun, baik yang terbuat dari kulit, logam, atau bahan lainnya. Karena ini adalah barang khusus yang dikenakan dan dijadikan perhiasan oleh wanita. Hanya pemakai gelang tersebut yang berpenampilan feminim dan berpenampilan serupa. Masalahnya bukan di suatu tempat hal itu sudah menjadi hal yang lumrah sehingga orang tidak menganggap bahwa itu selalu tasyabbuh. Faktanya, secara umum, orang-orang yang menjunjung tinggi murua (kesopanan) dan moralitas akan mengingkarinya, bahkan tidak memberikan kesempatan kepada anak-anaknya dan generasi mendatang untuk memakainya. Faktanya, di Mesir dan negara-negara Islam lainnya, kita tidak mengetahui bahwa orang-orang shaleh dan baik biasanya memakai gelang.

Berkata: “Laki-laki tetap boleh memakai cincin perak karena mengikuti petunjuk Nabi Muhammad SAW, dan ada ijmak (kesepakatan para ulama) mengenai hal ini, yang sebenarnya sunnah. Namun di sini tidak diperbolehkan memakai gelang (disebut as-siwaar) karena meskipun terbuat dari perak, namun tidak halal karena terlihat seperti perempuan dan tidak cocok untuk laki-laki.” (

Bersabda: “Dilarang meniru wanita, memakai perhiasan yang menjadi ciri khasnya. Misalnya memakai gelang, gelang, dan lain-lain. Beda dengan memakai cincin (yang penting sah bagi laki-laki, asalkan bukan Cincin Emas).” (

Nasehat Syekh Muhammad Shalih Al-Munajid sangat baik, kata Hafizahullah: “Laki-laki hendaknya memilih perhiasan yang sesuai dengan fitrahnya dan menyesuaikan dengan adat istiadat masyarakat sekitar, juga dengan mempertimbangkan apakah masih diterima syariat. Atau tidak. .” (Tanya Jawab Fatwa Al-Islam No. 148059)

Haram Memakai Cincin Emas Dan Pakaian Sutra Bagi Laki Laki Muslim,

Selesai dibangun pada tanggal 1 Januari 1441 M, Rabu, 30 Oktober 2019, di kota Nabi Muhammad SAW. Masyarakat mengetahui bahwa emas merupakan salah satu bahan yang sering digunakan dalam pembuatan perhiasan seperti cincin, gelang, rantai, dan lain-lain, terutama bagi kaum wanita. Namun masalah bisa muncul jika pria juga memakai perhiasan emas. Sebenarnya artikel kali ini akan membahas tentang hukum mengenai perhiasan emas yang dikenakan oleh laki-laki.

Menurut pandangan Islam, hanya wanita yang boleh memakai perhiasan emas, dan memakai perhiasan emas adalah bijaksana asalkan tidak dipakai secara berlebihan atau berlebihan. Sedangkan bagi laki-laki perhiasan emas haram karena hanya diperuntukkan bagi perempuan. Ini adalah hadits berdasarkan riwayat Abu Huraira RA:

Oleh karena itu, laki-laki tidak diperbolehkan memakai perhiasan emas sebagai hiasan, karena ini termasuk tasyabbuh, yaitu bertingkah laku sebagai perempuan. Bahkan larangan ini juga disebutkan secara langsung dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Abbas RA yang mengatakan:

Berdasarkan hadits di atas, Imam bin Hajar al-Askarani mengungkapkan pandangan Imam Tabari dalam kitabnya Fath al-Bari, dengan mengatakan:

Hukum Memakai Cincin Perak Bagi Laki Laki Dalam Islam

Artinya: laki-laki tidak boleh meniru perempuan dalam pakaian dan perhiasan yang dirancang khusus untuk perempuan, begitu pula sebaliknya.

Jadi, fakta di atas jelas menunjukkan adanya larangan ketat memakai perhiasan emas bagi pria. Namun ada perdebatan lain mengenai status perhiasan berlapis emas dan emas putih, apakah aturannya sama dengan emas asli?

Perhiasan berlapis emas adalah perhiasan yang dilapisi dengan emas atau perak bahkan terlihat seperti perhiasan berlapis emas. Misalnya saja cincin perak berlapis emas.

Oleh karena itu, dalam menentukan status hukum suatu jenis logam yang disepuh atau campuran, Imam al-Nawawi menjelaskan hal tersebut dalam al-Majma Sarh al-Muhazzab, dengan mengatakan:

Memakai Perhiasan Emas Yang Melingkar

. Saya suka itu.

Artinya: Jika sebuah cincin terbuat dari perak, dicampur dengan emas dan dibalut (dengan api), atau pedang tajam atau alat perang lainnya yang dicampur dengan emas, jika dicairkan kembali dalam api, maka emas itu akan tetap terlihat, jika dilihat, maka hukum itu dianggap melawan hukum. Jika emasnya sudah tidak terdeteksi lagi, maka ada dua cara (yang paling efektif di antara keduanya) yang menurut hadis dinyatakan haram oleh ulama Irak.

Dengan demikian, menurut pernyataan Imam Nawawi di atas jelas menyatakan bahwa mencampurkan emas dengan perhiasan berlapis emas yang dapat meleleh adalah haram. Adapun perhiasan yang dicampur emas dan dilapisi emas, namun emasnya tidak terlihat setelah dicairkan, maka ada kekeliruan dalam Ummah Syafi’i. Secara konvensional, undang-undang ini ilegal karena laki-laki dilarang keras mengambil emas, baik itu perhiasan maupun peralatan yang terbuat dari emas. Menurut sebagian ulama al-Syafiyyah, hiasan berlapis emas yang menjadi tidak terlihat ketika dicairkan diperlukan karena akan musnah. [5]

Suasa juga merupakan campuran emas, perak dan tembaga. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa campuran zat di atmosfer terdiri dari 70% tembaga, 20% emas, dan 10% perak [6]. Menurut pengertian suasa, terdapat persamaan yang jelas antara suasa dengan hiasan berlapis emas, bahkan kitab fiqh menggunakan istilah “சரர்” untuk menjelaskan hukumnya. [7] Oleh karena itu, suasananya memiliki aturan yang sama dengan ornamen berlapis emas yang disebutkan di atas.

Pesanan Dari Sahabat: Hukum Pakai Cincin, Gelang, Dan Rantai Bagi Lelaki

Memang kini masyarakat tak hanya memajang perhiasan yang terbuat dari emas, tapi juga emas putih. Emas putih terdiri dari dua bahan: emas putih yang mengandung emas, dan platinum. Narasi populer menyatakan bahwa keduanya sama, namun ada perbedaan signifikan antara emas putih dan platinum. Berdasarkan keputusan Fatwa Majlis Kebangsaan Muzakar Javatankuas ke-52 tanggal 1 Juli 2002, pengertian platina adalah sebagai berikut [8]:

Emas putih terbentuk dari campuran beberapa unsur logam yaitu emas, tembaga, nikel, dan seng. Emas 18 karat (750) atau emas 14 karat (585) digunakan untuk membuat emas putih. Persentase konsentrasi unsur logam campuran yang membentuk 1 gram platina adalah sebagai berikut: –

Platinum adalah logam yang berbeda dari emas putih. Menurut mereka, platina merupakan campuran unsur logam yang tidak mengandung emas. Situasi sebenarnya adalah sebagai berikut [9]:

Jelas dari laporan-laporan ini bahwa emas putih bukanlah platinum seperti yang dipikirkan sebagian orang. Undang-undangnya sebenarnya berbeda karena laki-laki tidak diperbolehkan memakai perhiasan platinum sedangkan perhiasan platinum diperbolehkan. Namun mengikuti Sunnah Nabi Muhammad (SAW), seperti memakai cincin perak, sangatlah penting, terutama bagi pria. Hal ini diriwayatkan dalam hadits Anas bin Malik RA yang berkata:

Ini Nih Cincin Kawin Yang Bisa Dipakai Pria Muslim

. Pesan: Pesan: Pesan: Pesan: Pesan: Pesan: Pesan: :pesan: pesan: pesan: pesan: pesan: pesan: pesan: pesan: pesan ًِstripّةٍفِضcinفِضفِض, ّةٍ ّةٍ, ّةٍأأأأآ

Artinya: Ketika Nabi SAW ingin menulis surat ke Roma, ada yang berkata kepada Baginda Raja: Sesungguhnya mereka tidak akan membaca surat itu kecuali ada meterainya. Kemudian Yang Mulia Raja membuatkan sebuah cincin meterai perak, seolah-olah saya masih melihat cahaya putih dari cincin itu di tangan Yang Mulia. Yang Mulia menulis di atasnya kata-kata Muhammad, Utusan Muhammad.

Aturan memakai perhiasan emas, baik emas murni, berlapis emas, emas campuran, perak, atau platinum, dilarang keras bagi laki-laki. Hal ini disebabkan oleh diadopsinya hukum umum berdasarkan hadis yang dengan jelas menyebutkan larangannya. Perhiasan emas hanya boleh dimiliki dan dikenakan oleh wanita, asalkan tidak berlebihan atau berlebihan, karena dapat menonjolkan sifat gagah dan cinta uang. Padahal, hikmah dibalik pelarangan laki-laki memakai perhiasan emas adalah dengan membedakan apa yang seharusnya dimiliki oleh laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya Allah Yang Maha Suci lagi Maha Adil terhadap setiap hamba-Nya.

[1] Bukhari, Muhammad bin Ismail. (1994). Ṣsaḥihh al-Bukhari. Damsik: Dar bin Qasr, Dar al-Yamamah. peran 7. Ny. 155. Hadits No.5864.

Lelaki Bertindik, Sahkah Sholatnya?

[2] Bukhari, Muhammad bin Ismail. (1994). Ṣsaḥihh al-Bukhari. Damsik: Dar bin Qasr, Dar al-Yamamah. peran 5. Ny. 2207. Hadits No.5546.

[6] Undang-Undang Pria Bercincin Suasa – Mesyuarat Jakubana Fatwa Negeri Kedah disahkan pada tanggal 19 Juli 1986. Lihat: http://e-smaf.islam.gov.my/e-smaf/index.php/main/mainv1/fatwa/pr/15923

[8] Hukum Pria Mengenakan Platinum – Fatwa Muzakar Jawatankuas Sidang ke-52 Majelis Nasional Urusan Agama Islam Malaysia yang diselenggarakan pada tanggal 1 Juli 2002.

[9] Hukum Pria Mengenakan Platinum – Muzakar Jawatankuas Fatwa Sidang ke-52 Majelis Nasional Urusan Agama Islam Malaysia yang diadakan pada tanggal 1 Juli 2002.

Cincin Emas Dan Perak Bagi Pria

[10] Muhammad bin Ismail al-Bukhari. (1994). Ṣsaḥihh al-Bukhari. Damsik: Dar bin Qasr, Dar al-Yamamah. peran 3. Ny. 1074. Hadits No. 2780. Pada dasarnya semua hukum, perintah atau larangan yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadits ditujukan terhadap semua Bukhara tanpa memandang jenis kelamin. Misalnya saja firman Allah Ta’ala:

Ayat ini jelas mewajibkan laki-laki menunaikan shalat dan zakat hanya karena hithab atau kata ganti yang digunakan pada kata imperatif merupakan kata ganti jamak laki-laki, namun pada dasarnya atau tersirat juga merupakan perintah wajib dan berlaku bagi perempuan.

Maksudnya, keumuman dalam suatu perkara tertentu boleh jadi dibatasi secara tegas oleh undang-undang untuk berlaku hanya bagi laki-laki atau hanya bagi perempuan, jika ada teks atau dalil yang menyiratkan kekhususan tersebut. Perbedaan hukum di antara mereka dalam beberapa kasus tentu saja timbul dari perbedaan mendasar yang mendasar antara laki-laki dan perempuan dalam hal anatomi tubuh dan ciri-ciri kepribadian.

Perhiasan yang boleh dipakai laki laki, hukum laki laki memakai perhiasan, cara memutihkan wajah bagi laki laki, perhiasan laki laki, cara menghilangkan bekas jerawat bagi laki laki, cara menghilangkan jerawat bagi laki laki, sunat bagi laki laki, perhiasan untuk laki laki, hukum memakai perhiasan bagi laki laki, hukum memakai perhiasan emas bagi laki-laki, hukum memakai perhiasan bagi wanita, persiapan menikah bagi laki laki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *